Kamis, 22 November 2012

berpuasa di bulan muharrom (as-syuro)

kaum muslimin rahimakumullah. 
hari ini bertepatan dengan tanggal 9 muharrom 1434 H. tidak terasa 1 minggu telah berlalu tahun baru hijriyah yaitu bulan muharrom, yaitu bulan pertama dalam tahun baru hijriyah. ibarat seorang anak-anak yang sedang bermain layangan, semakin tinggi layang-layang itu di terbangkan, semakin habislah benang untuk menerbangkan layangan tersebut. begitu juga sama halnya dengan usia kita, semakin bertambahnya tahun semakin berkurangnya usia kita di dunia, dan itu artinya semakin sedikit pulalah waktu kita untuk hidup di dunia ini. dan dengan sebab itu marilah kita sama2 saling mengingatkan satu sama lainnya tentang hal tersebut dan juga saling mengingatkan dalam hal-hal kebaikan.

seperti terdapat dalam dalil, yang mana menjelaskan tentang saling mengingatkan antara sesama muslim seluruhnya. dengan dalil di sini saya ingin mengingatkan kepada seluruh jama'ah dan seluruh umat muslim akan pentingnya tanggal 9-10 di bulan muharrom ini.

seperti dalam sejarah kenabian, pernah rasulullah bertanya kepada seorang yahudi yang sedang menjalankan puasa pada tanggal 9 muharrom, wahai yahudi mengapa engkau menjalankan ritual puasa pada tanggal 9 muharrom..? kemudian orang yahudi itu pun menjawab, saya berpuasa karena hari ini adalah hari keselamatan nabi Musa AS dari serangan raja fir'aun ketika itu. dengan adanya hadits tersebut telah menunjukkan kepada kita akan salah satu penyebab atau asal muasal akan kejadian di tanggal 9 ini. dan jika pada tanggal 9 tidak dapat berpuasa maka bisa di tunaikan pada tanggal 10 muharrom.

adapun peristiwa yang lain yang terjadi di tanggal 9-10 muharrom(as-syuro) yaitu : 


1. Allah Taala menjadikan langit dan bumi pada hari Asyura, 
2. menjadikan laut pada hari Asyura, 
3. menjadikan bukit-bukit pada hari Asyura, 
4. menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari Asyura, 
5. lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari Aasyura,  
6. Allah S.W.T menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari Asyura, 
7. Allah S.W.T menenggelamkan Fir’aun pada hari Asyura, 
8. menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari Asyura, 
9. Allah S.W.T menerima taubat Nabi Adam pada hari Asyura, 
10. Allah S.W.T mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari Asyura, 
11. Allah S.W.T mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari Asyura
dll.

dalil dalil puasa asy-syuro :



1. Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari asyura (hari kesepuluh) beliau menjawab:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
Artinya :“Ia menghapus dosa setahun sebelumnya.”(HR. Muslim)

Rasulullah SAW bersabda:
فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ
Artinya :“Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram).”

Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda:
وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
Artinya:“Berpuasa pada hari Asyura’ , aku berharap Allah Azza wajalla menghapus kesalahan setahun yang lalu.” (HR.Muslim)

2. Nabi Muhammad Saw bersabda, “Ibadah puasa yang paling baik setelah puasa Ramadan adalah berpuasa di bulan Muharram.”

3. Abdullah Ibn Mas’ud mengatakan, “Nabi Muhammad lebih memilih berpuasa pada hari ‘Asyura dibandingkan hari lainnya dan lebih memilih berpuasa Ramadhan dibandingkan puasa ‘Asyura.” (HR Bukhari dan Muslim). Pendek kata, disebutkan dalam sejumlah hadist bahwa puasa di hari ‘Asyura hukumnya sunnah.

usikum wa nafsi bi taqwallah.
wallahu a'alam bis showab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar